Bookmaker Collection_Baccarat Chinese_888 Live Casino

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:AmericanGamingNetwork

SCrowCrown gamblingn gamblCrown gamblingingelasa (5/4) kemarin, Isyana SarasvaCrown gamblingti melakukan sebuah blunder di media sosial. Pelantun Tetap Dalam Jiwa itu mengunggah sebuah foto semangkuk sereal di Twitter dengan caption berbunyi “My kind of breakfast: sarapan tadi pagi sehat dan praktis, cereal!”. Sepintas tak ada yang salah. Sereal dengan campuran buah kering yang disiram susu putih itu terlihat menggoda.

Mungkin ada banyak orang yang suka memasang foto di akun media sosialnya untuk pamer aktivitas, yang ternyata itu cuma hasil comot di dunia maya yang entah punya siapa. Itu kurang etis sih. Apalagi akan banyak sekali yang dikecewakan jika itu dilakukan oleh seorang figur publik.

— ISYANA SARASVATI (@isyanasarasvati) April 5, 2016

Dan ternyata gambar tersebut gambar diambil dari situs internet tanpa sepengetahuan aku, mohon maaf sekali lagi.

— ISYANA SARASVATI (@isyanasarasvati) April 5, 2016

Tapi ngomong-ngomong, ada pertanyaan besar yang belum terungkap nih. Kira-kira apa ya sarapan Isyana Sarasvati yang sebenarnya pagi itu? #penting

Usut punya usut, ditengarai bukan cuma foto itu aja yang palsu. Beberapa netizen yang jeli kembali menuding foto lain yang sempat diunggah sebelumnya sebagai foto hasil “curian” juga. Sebuah akun bernama @garciaputra misalnya mempertontonkan hasil penyelidikannya bahwa sebuah foto kaki di tepian kolam renang– yang dimaksudkan untuk menunjukan aktivitas Isyana yang hendak berenang– juga bukan asli potretannya sendiri. Kini, foto itu sudah dihapus dari akun Twitter Isyana.

Beberapa waktu berlalu, ternyata sejumlah netizen mengendus ada kebohongan di foto tersebut. Mulai muncul beberapa akun yang mengunggah ulang foto tersebut disebelahkan dengan foto serupa yang faktanya sebelumnya sudah tersebar di dunia maya. Ternyata foto itu adalah hasil potretan seorang fotografer asing (Deathhandtaxemag.com) yang kemungkinan asal dicomot dari Google. Sontak, netizen pun ramai-ramai melayangkan komentar. Ada yang menegur kebohongan ini hingga yang sekedar menjadikannya bahan tertawaan.