Apa Itu Banjir? De「Indonesian Chess」finisi, Penyebab dan Dampak

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:AmericanGamingNetwork

IndoneIndonesian ChesssiIndonesian Chessan Chessindonesian ChessIndonesian Chessbaca juga: Kado Tahun Baru, 3 Mal Jadebotabek Terendam Banjir

Baca juga: Banjir Jakarta, Lebih dari 35.000 Orang Mengungsi

1. Ekonomi

2. Sungai meluap

Menurut Encyclopaedia Britannica, banjir adalah tahap air tinggi di mana air meluap ke tepi alami atau buatan ke tanah yang biasanya kering.

Daerah yang terjadi penyumbatan drainase akan tetap banjir sampai sistem air hujan atau saluran air diperbaiki.

Baca juga: Melahirkan Saat Banjir, Esti Diungsikan ke Hotel

Baca juga: Banjir Jakarta, Ahli Hidrologi UGM Analisis Penyebabnya

Ketika banjir terjadi di daerah yang dihuni manusia, air membawa benda-benda seperti rumah, jembatan, mobil, perabotan bahkan orang.

Tanggul dibangun di sisi sungai dan digunakan untuk mencegah air tinggi membanjiri daratan yang berbatasan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

4. Bendungan rusak

Saat air itu mengalir ke hilir menuju dataran rendah yang berdekatan akan ada semburan dan air masuk ke daratan.

Banjir juga memiliki kekuatan erosif yang besar dan bisa sangat merusak.

Banjir dapat terjadi ketika pencairan salju atau limpasan hujan tidak dapat disalurkan dengan tepat ke sistem drainase yang berakibat air mengalir ke daratan.

Semua upaya tersebut harus dibayar mahal untuk masyarakat dan pemerintah.

Bahan kimia dan zat berbahaya biasanya berakhir di air dan mencemari badan air yang akhirnya banjir.

3. Manusia dan hewan

Terkadang es tiba-tiba meleleh ketika suhu naik, mengakibatkan pergerakan besar air ke tempat-tempat yang biasanya kering.

Banjir sangat berbahaya dan berpotensi menyapu bersih seluruh kota, garis pantai atau daerah dan menyebabkan kerusakan luas pada kehidupan dan properti.

Air selalu mengalir secara alami dari daerah tinggi ke daerah rendah. Artinya di dataran rendah dapat terjadi banjir lebih cepat sebelum mencapai tempat yang lebih tinggi.

5. Es dan salju mencair

Hewan seperti ular dan serangga dapat terbawa banjir dan menyebabkan kekacauan bila melewati pemukiman warga.

6. Penyumbatan drainase

Berikut ini beberapa masalah yang disebabkan oleh banjir, antara lain:

Begitu juga bisnis yang butuh waktu beberapa lama untuk kembali normal.

Ada juga gunung yang memiliki es di puncaknya.

Banjir terjadi pada interval yang tidak teratur serta bervariasi dalam ukuran, durasi dan area yang terkena dampaknya.

Dikutip dari situs BNPB, banjir adalah peristiwa atau kejadian alami di mana sebidang tanah atau area yang biasanya merupakan lahan kering, tiba-tiba terendam air karena volume air meningkat.

Banyak orang dan hewan tewas dalam banjir bandang. Selain itu, banyak yang terluka dan kehilangan tempat tinggal.

Pergerakan besar air ini biasanya disebut banjir pencairan salju (snowmelt flood).

1. Kematian

2. Kerusakan pada sarana dan prasarana umum

3. Kerugian materi

4. Berjangkitnya penyakir menular

5. Terhambatnya arus transportasi

6. Terhambatnya kegiatan perekonomian

Bencana banjir mengakibatkan kerugian baik secara moril maupun material.

Lingkungan juga terkena dampak negatif ketika banjir terjadi.

Meluapnya sungai dapat terjadi ketika air lebih banyak di bagian hulu dari biasanya.

Secara sederhana, banjir dapat didefinisikan sebagai luapan air dalam jumlah besar ke daratan yang biasanya kering.

Di wilayah yang dingin, salju tebal selama musim dingin biasanya tetap tidak meleleh selama beberapa waktu.

Terjadinya banjir menimbulkan konsekuensi yang berdampak pada ekonomi, lingkungan dan manusia.

Di lain waktu, hujan gerimis selama berhari-hari atau berminggu-minggu dapat mengakibatkan banjir.

Pihak berwenang di Jepang khawatir tingkat radiasi Nuklir Fukushima 18 kali lebih tinggi dari yang diperkirakan.

Selain itu, banjir menyebabkan hewan-hewan terbunuh sehingga mengganggu keseimbangan alami ekosistem.

Biasanya dibutuhkan waktu lama bagi komunitas yang terkena dampak banjir untuk bisa dibangun kembali.

Bendungan adalah blok buatan yang dipasang untuk menahan air yang mengalir dari dataran tinggi. Daya dari air digunakan untuk pembangkit listrik.

Banjir menyebabkan kebocoran besar-besaran di pembangkit nuklir dan sejak itu menyebabkan radiasi tinggi di daerah itu.

Baca juga: Banjir Jakarta, Kondisi Terkini Hotel-hotel di Jakarta

Baca juga: Ridwan Kamil Sebut Banjir di Bogor dan Bekasi Akibat Ulah Manusia

Sungai yang meluap dapat menyebabkan banjir.

3. Badai dan angin kencang di pantai

Air laut dapat terbawa angin kencang dan angin topan ke daratan pantai yang kering lalu menyebabkan banjir.

Sebagai contoh bencana tsunami besar melanda Jepang dan air laut membanjiri sebagian dari garis pantai pada 2011.

Dikutip dari Banjir dan Kebakaran, Bencana Klasik di Kota Besar (2019) karya Sri Purnayenti, berikut ini beberapa kerugian yang ditimbulkan akibat banjir:

Terkadang hujan lebat dalam waktu relatif singkat dapat menyebabkan banjir.

Setiap kali terjadi hujan yang lebat dan melebihi kapasitas sistem drainase, banjir akan terjadi.

2. Lingkungan

1. Hujan

Baca juga: Banjir Jakarta: Normalisasi yang Terhambat dan Hasil Naturalisasi yang Belum Terlihat

Meski terjadinya banjir banyak menimbulkan kerugian bagi kehidupan manusia, terdapat dampak positif banjir terutama bila terjadi di dataran banjir (floodplains) dan ladang pertanian.

Selama terjadi banjir, terutama banjir bandang, jalan-jalan, jembatan, pertanian, rumah dan mobil hancur. Orang menjadi tunawisma.

Terkadang air dari laut akibat tsunami dapat mengalir ke daratan dan menyebabkan kerusakan.

Kondisi dapat lebih buruk jika angin tersebut juga membawa hujan sendiri.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), banjir adalah berair banyak dan deras, kadang-kadang meluap (tentang kali dan sebagainya).

Kelebihan air juga bisa secara sengaja dialirkan dari bendungan untuk mencegah rusaknya bendungan yang berakibat banjir.

Banjir juga dapat diartikan peristiwa terbenamnya daratan (yang biasanya kering) karena volume air yang meningkat.

Penyumbatan drainase atau kurang tepatnya sistem drainase biasanya menjadi penyebab banjir jenis ini.

Baca juga: Siaga Banjir Jakarta, Ini yang Harus Dilakukan Orangtua

Kerugian akibat banjir

Air banjir membawa banyak nutrisi yang disimpan di dataran. Tanah berutrisi ini dinilai sempurna untuk bercocok tanam.

Selain itu, banjir membawa banyak penyakit dan infeksi termasuk demam, wabah pneumonia, dermatopathia dan disentri.

Tetapi bila terlalu banyak air yang tertahan di bendungan dapat menyebabkan bendungan rusak dan air meluap.

KOMPAS.com - Banjir adalah kejadian alam di mana suatu daerah atau daratan yang biasanya kering menjadi terendam air.

Kekuatan banjir dapat merusak lahan pertanian, menyeret pepohonan maupun benda-benda berat.

Banjir dapat terjadi secara tiba-tiba dan surut dengan cepat. Tetapi ada pula yang terjadi selama berhari-hari bahkan lebih lama.

Pasokan air dan listrik terganggu sehingga berdampak pada aktivitas manusia.

Baca juga: Terkendala Banjir, Pertamina Pastikan Distribusi BBM Jabodetabek Aman

Terjadinya banjir disebabkan oleh beberapa faktor. Berikut ini penyebab terjadinya banjir:

Banjir terjadi karena banyak hal seperti hujan yang berlebihan, meluapnya aliran sungai, sungai, danau atau lautan.

Pemerintah mengerahkan petugas pemadam kebakaran, polisi, dan peralatan darurat lainnya untuk membantu para korban.